PROSES PENYEMBUHAN LUKA SETELAH MELAKUKAN TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK

Foto Berita

PROSES PENYEMBUHAN LUKA SETELAH MELAKUKAN TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK

Luka adalah keadaan hilang atau terputusnya kontinuitas jaringan tubuh. Luka antara lain dapat mengakibatkan perdarahan, infeksi, kematian sel dan gangguan sebagian atau seluruh fungsi organ. Secara garis besar luka dapat digolongkan menjadi: 

1. luka tebuka : Yaitu luka yang terpapar oleh udara karena adanya kerusakan pada kulit tanpa atau disertai kerusakan jaringan di bawahnya. Luka terbuka merupakan jenis luka yang banyak dijumpai.

2. Luka tertutup : Yaitu cedera pada jaringan di mana kulit masih utuh atau tidak mengalami luka.

Terapi Oksigen hiperbarik adalah pemberian oksigen tekanan tinggi atau labih 1 ATA untuk pengobatan. Tekanan 1 ATA adalah tekanan udara yang dialami oleh semua benda, termasuk manusia, diatas permukaan laut. Terapi oksigen hiperbarik memiliki efek dalam meningkatkan solubilitas oksigen dalam plasma, sehingga meningkatkan konsentrasi oksigen pada seluruh jaringan tubuh, bahkan pada aliran darah yang berkurang dan merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru untuk meningkatkan aliran darah pada sirkulasi yang berkurang. 

Berdasarkan gambar proses luka diatas bisa dilihat bahwa luka semakin lama semakin membaik, dapat dilihat pada luka sebelum dilakukan terapi luka berwarna merah dan basah, setelah dilakukan terapi sebanyak 30X luka seamkin kurang dan berwarna putih, seperti dijelaskan pada fase maturasi atau remodelling Fase ini terjadi sejak akhir fase proliferasi dan dapat berlangsung berbulan-bulan. Pada fase ini terjadi pembentukan kolagen lebih lanjut, penyerapan kembali sel-sel radang, penutupan dan penyerapan kembali kapiler baru serta pemecahan kolagen yang berlebih. Selama proses ini jaringan parut yang semula kemerahan dan tebal akan berubah menjadi jaringan parut yang pucat dan tipis. Pada fase ini juga terjadi pengerutan maksimal pada luka. #lakesla #hiperbarik #hbo