TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK (HBO)

Foto Berita

TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK (HBO)

Kesehatan hiperbarik adalah ilmu yang mempelajari tentang masalah-masalah kesehatan yang timbul akibat pemberian tekana lebih dari 1 Atmosfer (ATM) terhadap tubuh dan aplikasinya untuk pengobatan. Tekanan 1 Atmosfer adalah tekanan udara yang dialami oleh semua benda, termasuk manusia, di atas permukaan laut bersifat tetap dari semua jurusan dan berada dalam keseimbangan. 

Terapi oksigen hiperbarik pada beberapa penyakit dapat sebagai terapi utama maupun terapi tambahan. namun tidak boleh dilupakan, meskipun banyak keuntungan yang diperoleh penderita, cara ini juga mengandung resiko. Sebab itu terapi oksigen hiperbarik harus dilaksanakan secara hati-hati sesuai dengan prosedur yang berlaku, sehingga mencapai hasil yang maksimal dengan resiko minimal. Berikut adalah dasar-dasar terapi oksigen hiperbarik.

  1. Pengaruh Oksigen hiperbarik terhadap mikroorganisme, Timbulnya organisme yang kebal terhadap antibiotik menyebabkan makin bertambahnya keinginan untuk mendapatkan vaksin antibiotika baru maupun cara-cara yang dapat meningginkan kemampuan zat mikroba. Tujuan dari terapi adalah merusak jasad renik tanpa merugikan tuan rumah. Sebagai zat antimikroba, oksigen tidak bersifat selektif, nampaknya oksigen menghambat bakteri postif maupun bakteri negatif dengan kekuatan yang sama, jadi dengan demikian oksigen dapat dianggap obat antimikroba yang berspektrum luas.
  2. Pengaruh oksigen hiperbarik terhadap obat-obatan, pada umumnya obat-obatan tidak mempunyai efek sinergis atau bereaksi dengan oksigen hiperbarik atau uadar yang dimampatkan dengan beberapa perkecualian penting. Jadi cukup aman untuk pemberian obat-obatan dapat diteruskan selama berada dibawah tekanan (suasana hiperbarik), kecuali adanya kontraindikasi yang khusus mengenai pemakaian obat-obatan tertentu.
  3. Pengaruh oksigen hiperbarik terhadap sel jaringan tubuh, pada bidang ilmu bedah menunjukan bahwa keadaan iskemia mengganggu proses penyembuhan luka. Diketahui pula bahwa hipoksia tidak tepat sama dengan iskemia, karena itu banyak asumsi mengatakan bahwa pemberian oksigen lebih banyak akan membantu proses penyembuhan luka dalam keadaan tertentu. baru sekitar tahun 1960-an peneliti dan kenyataan klinis menunjukkan bahwa adanyan oksigen merupakan faktor yang menentukan dalam proses penyembuhan luka dan faktor penting dalam pertahanan terhadap infeksi. 

Pelakasanaan pengobatan dengan oksigen hiperbarik dapat dikerjakan di dalam kamar tunggal (monoplace chamber) atau kamar ganda (multiplace chamber). 

contoh multiplace chamber dapat diisi 7 pasien dan 1 pendamping

contoh monoplace chamber

Chamber hiperbarik yang digunakan dilakesla adalah multiplace chamber . #lakesla #hbo #hiperbarik